Plagiat

Plagiarisme

Plagiat adalah tindakan tercela yang sepantasnya tidak dilakukan, terutama di kalangan akademisi, karena merugikan orang lain. Kerugian tidak hanya merugikan secara materi, tapi juga kerugian moril. Plagiat, dapat diartikan penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat diri sendiri; sedangkan pelakunya sering disebut dengan plagiator(Wikipedia,Indonesia).

Plagiarisme dilakukan oleh seseorang biasanya karena orang tersebut kehabisan ide untuk menulis, ataupun untuk menciptakan suatu karya. Sehingga, ia terpaksa meniru karya orang lain(menyalin sama persis, ataupun menggantinya sebagian) dan mengakuinya sebagai karyanya. Hal tersebut tentunya akan sangat merugikan korban plagiator, karena mungkin saja karyanya malah tidak diakui, dan tidak mendapatkan loyalty dari karya ciptaannya.

Plagiat itu sulit dideteksi, dan sulit untuk dibedakan. Misalnya saja, si A ingin membuat suatu karya ilmiah, karena kehabisan ide, ia terpaksa mencari di Internet. Lalu tanpa pikir panjang ia meng-kopi – paste saja tulisan yang ada di Internet tersebut tanpa diberi keterangan di mana ia dapatkan sumber tersebut, dan siapa yang telah mengarang tulisan tersebut. Sedangkan si B, ia juga kehabisan ide untuk membuat karya ilmiah, terpaksa ia searching di Internet. Berbeda dengan si A, si B mencamtumkan referensi sumber dan pengarang, pada tulisan yang ia peroleh di Internet. Hal tersebut dapat dengan mudah ditentukan bahwa si A melakukan plagiat karena sudah diketahui bahwa ide dari si A bukan idenya sendiri. Tapi apabila si pembaca karangan si A yang belum mengetahui apa – apa atau setidaknya belum pernah mengetahui sumber yang sama, maka orang tersebut mesti berpikiran bahwa karya si A adalah karya asllinya. Di sisi lain, sulit membedakan mana tulisan asli dan tulisan orang lain, jika belum hafal benar pola pikir orang serta pola kalimat orang tersebut. Dan hal yang paling sulit adalah, jika pemikiran seseorang sama dengan pemikiran orang lain, sedangkan mereka sama-sama mempublikasikan karya mereka pada waktu yang bersamaan, maka salah satu atau bahkan keduanya dianggap melakukan plagiat, padahal hal tersebut tidak digolongkan sebagai tindakan plagiat.

Macam dan Contoh Plagiat(dan yang bukan)

Ada beberapa macam hal yang dapat digolongkan sebagai plagiarisme:

  • Menggunakan tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda yang jelas(misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau blok alinea yang berbeda) bahwa teks tesrebut diambil persis dari orang lain.
  • Mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya. (Wikipedia, Indonesia).

Sedangkan yang digolongkan sebagai tindakan plagiarisme adalah (Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk) :

  • Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan diri sendiri.
  • Mengakui gagasan orang lain sebagai gagasan sendiri.
  • Mengakui temuan orang lain sebagai temuan diri sendiri.
  • Mengakui karya kelompok sebagai karya diri sendiri.
  • Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya.
  • Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
  • Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.

Di samping itu ada beberapa hal yang tidak digolongkan sebagai kegiatan plagiat(Wikipedia, Indonesia):

  • Menggunakan informasi yang berupa fakta umum.
  • Menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau parafrase) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas.
  • Mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.

Sedangkan contoh-contoh kegiatan yang tidak digolongkan dalam plagiat adalah:

Akibat Plagiat

Plagiat mempunyai akibat atau effect yang sangat fatal baik bagi plagiator ataupun bagi korban plagiat. Dari sisi plagiator, ia dapat dituntut secara hukum karena ketahuan melakukan tindakan plagiat. Hal tersebut tentunya merugikan tidak hanya secara material tapi juga secara secara moril, karena bila ketahuan melakukan kegiatan plagiat, tentunya plagiator menanggung malu serta dapat dicemooh oleh orang lain. Plagiat juga dapat menyebabkan pemikiran plagiator semakin tumpul dan kreatifitasnya kurang berkembang karena seringnya melakakukan tindakan “penculikan pemikiran”.

Korban plagiat, tentunya juga menanggung rugi, karena karya yang telah ia ciptakan mungkin tidak dihargai oleh orang lain, sedangkan karya orang lain yang “mencontek” karyanya lebih dihargai dan orang tersebut dapat memperoleh keuntungan yang lebih dari karyanya.

Menghindari Plagiat

Meniru karya orang lain belum tentu dikatakan plagiat, tentunya bila kita mencamtumkan sumber dan memperoleh ijin dari pencipta, maka kegiatan kita dapat digolongkan sebagai kegiatan yang ‘halal’. Berikut ini adalah sedikit tips – tips untuk menghindari plagiat:

Hal yang paling mudah untuk menghindari plagiat adalah menambah wawasan kita dengan membaca(menambah ilmu kita), karena dengan begitu kita dapat mengetahui lebih banyak hal dan bila kita menciptakan suatu karya, kita dapat membuat ide yang baru dan berbeda dari ide-ide yang lain, ataupun bila ide itu sama kita dapat mengembangkannya agar lebih baik.

Yang kedua, apabila terpaksa mengambil sebagian dari ide-ide orang lain, maka sebaiknya cantumkan siapa pembuat/pengarang ide tersebut atau bila perlu meminta izin untuk mencontoh idenya, sehingga pencipta ide itu bisa lebih dihargai.

Namun, hal yang paling baik(menurut saya), adalah menciptakan ide-ide baru. Memang sulit untuk menciptakan ide-ide baru, terutama bila kita baru mengawalinya, dan hasilnya pun sering dibilang masih jelek. Tapi toh, itu adalah pemikiran kita sendiri, tidak masalah jelek ataupun bagus, yang terpenting adalah adanya kemauan untuk menciptakan hal – hal baru yang lebih inovatif, supaya kreatifitas kita bisa lebih terasah, dan kita pun bisa lebih maju. Don’t do different thing, do it differently[..].

(ditulis ulang dari PLAGIARISM, oleh caisar oentoro)

Sharing

Iklan

caisaroentoro View All →

simple, script, balance

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: